PLAZA TARUNAJAYA Perencanaan dan Desain Showroom

Kabar Desa Lingkungan Pemerintahan Potensi Desa Seni dan Kebudayaan

Showroom secara harafiah merupakan ruang pamer suatu barang atau produktivitas yang secara khusus dipamerkan untuk dijual. Perencanaan pembangunan showroom dilaksanakan untuk memfasilitasi masyarakat desa dalam mayoritas produktivitas di Desa Tarunjaya untuk membuka toko “offline”, mengingat masyarakat melakukan penjualan secara rutin ke Tanah Abang setiap hari senin dan kamis. Tidak terkhusus kepada komoditasandalan berupa hasil bordir namun juga hasil bumi dan olahan makanan akan berperan untuk memenuhi kebutuhan sandangmanusia.
Showroom kedepannya tidak hanya sebagai tempat memamerkan hasil-hasil dari Desa Tarunjaya, namun diharapkan juga menjadi tempat bersantai untuk para pengunjung. Sebuah desa yang diseberangi untuk kegiatan-kegiatan religius, diharapkan setelah adanya bangunan ini dapat memberikan impresi yang baik kepada Desa Tarunajaya dan mengorietasipengunjungyangdatang

 

Lokasiperencanaan
Showroom hendak dibangun di atas tanah KUD Sukapura di Desa Tarunjaya, Kec. Sukaraja. Jarak tempuh dari pusat kota sekitar 10km. Pembangunan yang diharapkan menjadi pusat oleh-oleh bagi mereka yang mengunjungi desa akan diurus oleh BUMDes Tarunajaya. Perancangan pembangunan showroom ini berbading lurus dengan pembangunan lainnya dalam konteks pembangunan desa wisata di Desa Tarunajaya. Sebuah konsep ekowisata guna menerapkan desa wisata yang berkelanjutan. Pemetaan operasional yang dijalankan oleh masyarakat, dengan masyarakat,danuntukmasyarakat.

Kawasan eksisting Site beradadi bekas KUDSukapura yang terletakdiDesaTarunajaya.
Kawasan sekitarsite Di sekitar site (KUD Sukapura) adalah persawahan milik pribadi dengan model persawahan terasering. Tidak jauh dari site juga terdapat permukiman masyarakat Desa Tarunajaya serta beberapa bangunan komersilberupatokokelontong,tookbesi,dsb.
Keunggulansite Persawahan terasering yang terdapat di sekitar site menjadi keunggulan utama yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan datang ke Desa Tarunajaya khususnya Pasar Industri Desa Tarunajaya.
Aksesibilitassite Site berada di jalur yang cukup ramai dilewati oleh kendaraan bermotor. Jalan ini juga merupakan jalan utama wisata religi di Tasikmalaya
Landasan kontekstual Perancangan “Pasar Industri Desa Tarunajaya” ini diwujudkan guna memberikan sarana dan wadah untuk para pelaku industry kecil menengah (IKM) khususnya bordir, sehingga mereka dapat menambah area pasar mereka selain di Tanah Abang, Jakarta. Namun pelaku IKM dalam bidang lain juga dapat menajajakan produk mereka. Selain itu desain ini juga menjadi sarana wisata edukatif bagi masyarakat mengenai border di Desa Tarunajaya.
Konsep perencanaan
TRANSFORMASI DESAIN
Keterangan Gambar :  1. Security 2. Drop Off 3. Pusat Informasi 4.AreaIKM Makanan 5.AreaIKM Handcraft 6.Areaedukasibordir 7.AreaIKM Kainbordir 8.AreaIKM Fashion 9. Kasir 10. SemiBesmen/ Bordir 11. GudangDapur 12. Food Stall 13.Areamakan 14.Areamakan 2 15. Kamar Mandi 16.Areasantai (Sangkar) 17. Spot menikmati sawah
Potongana-a’
Potonganb-b’
Potonganc-c’

sirkulasi kendaraan sirkulasi pengunjung Jalur kendaraan dapatlangsung parkir, menuju basement atau ke area drop off terlebih dahulu. Sirkulasi pengunjung dibuat satu alur sirkulasi sehingga semua area dapat terlewati oleh pengunjung.
Pasar industri desa Tampak depan pasar industry Desa Tarunajaya
Drop off Area drop off untuk mempermudah alur pengunjung dan sirkulasi
Lorong utama Lorong utama yang langsung menyajikan pemandangan luar dan sebagai pusat informasi
Area makanan Area makanan hasil produksi IKM Desa Tarunajaya.
Area hand craft Area handcraft / kerajinan hasil IKM Desa Tarunajaya
Area melihat bordir Terowongan jalan perantara area handcraft dan area kain sebagai titik untuk melihat aktivitas border
Area kaindan “pojok border” Area kain hasil olahan border dan pojok border merupakan area untuk melihat dan belajar proses border.
Area fashion dan kasir Area olahan kain berupa pakaian siap pakai
Area fashion Menuju ke Lorong utama, dari sisi ini juga menghadap ke parkir dan jalan sehingga dapat dimanfaatkan untuk memamerkan dagangan
Area makan 1 Area makan outdoor dengan sajian pemandangan dan meja santai untuk sekedar mengobrol
Area makan 2 Area makan besar yang bersifat santai.
Sangkar burung Sebagai area santai untuk menikmati indahnya pemandangan sawah
Area semi basement Sebagai area untuk aktivitas bordier, Gudang, dan parkir karyawan.

MANAJEMEN

Pengelolaan Bisnis Plaza Tarunajaya
Dalam hal ini kegiatan manajemen Plaza Tarunajaya meliputi:

• Memasarkan ruangan dengan harga sewa yang terbaik

• Menagih sewa dan biaya pelayanan (service charge)

• Mengelola keuangan dan memberikan laporan secara berkala

• Mempromosikan produk unggulan, dan jasa serta potensi wisata Desa Tarunajaya

• Melakukan pengadaan sarana dan fasilitas pelengkap.

• Memahami pentingnya suatu komunikasi dan informasi.

Klasifikasi Penyewa Tempat
• Penyewa di kategorikan berdasarkan komuditas apa yang di jual nya dan didistribusikan sesuai dengan kluster/kategori dari komoditas tersebut sehingga mempermudah pengunjung.

• Terbuka untuk penyewa dari dalam Desa atau pun Luar Desa

• Untuk tenant dari dalam Desa lebih mendapatkan prioritas dan biaya yang lebih murah di bandingkan penyewa dari luar desa

STRUKTUR ORGANISASI

Bentuk Organisasi Manajemen
• Bentuk organisasi manajemen properti pada Plaza Tarunajaya sebaiknya bersifat internal/In House Manajemen Properti , yaitu hubungan antara manajer properti/pemilik bangunan hanyalah sebatas hubungan pekerja dan pemberi kerja.

• Jadi, pengelolaan manajemen Plaza Tarunajaya diserahkan kepada manajer Pengelola Plaza Tarunajaya yang di bawahi oleh BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) yang melakukan perjanjian kerjasama dengan KUD selaku pemilik dalam pengelolaan tempat.

Manajemen Administrasi dan Keuangan
Kegiatan manajemen keuangan meliputi:

• Rencana investasi mendatang;

• Mengatur cash flow;

• Mengatur perencanaan pembiayaan kegiatan;

• Pengelolaan aset, dan lainnya Kegiatan administrasi yang meliputi:

• Surat menyurat (dalam dan luar)

• Kepegawaian (seperti izin kehadiran, lembur/piket, asuransi kesehatan, dsb)

• Pendistribusian dokumen, surat-surat, dan data-data kepada bagian/unit/pejabat yang terkait;

• Melakukan penjadwalan rapat-rapat internal dan eksternal Unit Pengelola Plaza Tarunajaya;

• Mengatur arus lalu lintas dan dokumentasi file-file serta data-data dalam Unit Pengelola Plaza Tarunajaya dan; menghimpun laporan pekerjaan Unit Pengelola Plaza Tarunajaya.

Kebijakan Akuntansi
• Pembukuan laporan keuangan dilakukan setiap tahun dan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan seperti:

• Pihak Intern/Manajemen Plaza Tarunajaya dan BUMDES • Laporan Keuangan digunakan untuk mengevaluasi kinerja Plaza Tarunajaya, menyusun perencanaan, strategi, dan kebijakan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi Plaza Tarunajaya.

Strategi Pemasaran
• Tujuan : Untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk unggulan Desa Tarunajaya serta menciptakan unit usaha dan lapangan pekerjaan baru.

• Strategi: 1. Strategi Produk 2. Strategi Harga 3. Strategi Lokasi 4. Strategi Promosi

1. Strategi Produk
• Mengutamakan kualitas produk unggulan desa, baik itu berupa bordir, kerajinan, hasil produksi rumahtangga, makanan ringan, dan lainnya.

• Produk tidak diperbolehkan memiliki spesifikasi yang sama persis dalam design dan penamaan.

• Menyediakan Jasa pelayanan yang memberdayakan warga lokal sesuai dengan keunggulan desa seperti, tour guide, Instruktur Arum Jeram, Instruktur Wisata Gunung, Penjahit, Akuntan, Sales, Marketing, Hukum dan lainnya.

2. Strategi Harga
• Strategi harga yang diterapkan oleh Plaza Tarunajaya yang berkaitan dengan diberikannya diskon bagi konsumen yang menyesuaikan dengan perencanaan promosi bulanan yang akan ditentukan oleh pihak manajemen Plaza Tarunajaya nantinya.

• Dalam penentuan harga, bersifat fleksibel dengan mengikuti harga pasar dan bisa di negosiasi atau tawar menawar walaupun image harga mahal pada barang unggulan tetap terjaga.

3. Strategi Lokasi
• Strategi lokasi dan distribusi adalah dengan pemanfaatan lokasi yang dekat dengan daerah industri (Supplier), sehingga dapat meminimalisir biaya transport

• Menggunakan Google Business untuk membantu calon pelanggan ketika mencari lokasi Plaza karena terhubung dengan Google Maps, Selain itu Google Bisnis Plaza Tarunajaya juga terhubung dengan website desa yaitu https://tarunajaya.sideka.id

• Menyediakan Fasilitas Penunjang di dalam gedung berupa:

  1. Melengkapi sarana ibadah seperti alat sholat, arah kiblat dan Al-Quran dalam area plaza;
  2. Memfasilitasi jaringan internet didalam showroom untuk melakukan akses jual-beli melalui website, sebagai penunjang kinerja Plaza dalam menawarkan produknya dan akses jaringan internet ini bisa dimanfaatkan oleh konsumen maupun pelanggan;
  3. Menyediakan tempat dan waktu khusus untuk konsumen yang bertransaksi atau sekedar mencari informasi berupa meeting room.
  4. Menyediakan SDM untuk Operasional Plaza sebagai contoh: Security, Petugas Parkir, Penjaga Loket, Kasir, dan lainnya.

4. Strategi Promosi
• Bentuk promosi untuk aktifitas Inbound Marketing dapat dilakukan dengan menciptakan Channel Online sebanyak dan sebagus mungkin seperti Social Media, Menggunakan Website Desa Website Desa, Facebook Fanpage, Official Instagram, Official Youtube danGoogle Business.

• Bentuk promosi untuk Outbound Marketing yang bisa diterapkan oleh Plaza Tarunajaya adalah strategi promosi dengan cara pemasangan outdor advertising, brosur, maupun personal selling untuk

PEMELIHARAAN BANGUNAN

Pemeliharaan Bangunan
• Kegiatan pemeliharaan bangunan yang dilakukan oleh pihak BUMDES hanya terbatas pada bangunan bersama dan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Plaza. Pemeliharaan terhadap kios/ruang-ruang yang disewa menjadi tanggung jawab penyewa sepenuhnya.

• Apabila terdapat kerusakan, pihak penyewa harus melakukan perbaikan sendiri dengan pengawasan langsung dari pihak BUMDES

Pemeliharaan terhadap struktur bangunan
• Memelihara unsur-unsur struktur bangunan gedung dari pengaruh korosi, cuaca, kelembaban, dan pembebanan di luar batas kemampuan struktur, serta pencemaran lainnya.

• Melakukan pemeriksaan berkala sebagai bagian dari perawatan preventif. Mencegah dilakukan perubahan dan/atau penambahan fungsi kegiatan yang menyebabkan meningkatnya beban yang bekerja pada bangunan gedung, di luar batas beban yang direncanakan.

• Memelihara bangunan agar difungsikan sesuai dengan penggunaan yang direncanakan.

Pemeliharaan terhadap mekanikal (tata udara, sanitasi, plambing dan transportasi) bangunan

• Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala terhadap sistem tata udara, agar mutu udara dalam ruangan tetap memenuhi persyaratan teknis dan kesehatan yang di syaratkan.

• Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala sistem distribusi air yang meliputi penyediaan air bersih, sistem instalasi air kotor, sistem hidran, sprinkler dan septiktank serta unit pengolah limbah.

• Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala sistem transportasi dalam gedung, baik berupa alat dorong, tangga dan lainnya.

Pemeliharaan terhadap elektrikal (catu daya, tata cahaya, telepon, komunikasi dan alarm) bangunan

• Melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan periodik terhadap perlengkapan pembangkit daya listrik cadangan.

• Melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan periodik terhadap sistem penangkal petir.

• Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara sistem instalasi listrik, baik untuk pasokan daya listrik maupun untuk penerangan ruangan.

• Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara jaringan instalasi tata suara dan komunikasi (telepon) serta data.

• Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara jaringan sistem tanda bahaya dan alarm

Pemeliharaan terhadap bagian luar bangunan dilakukan dengan:

• Melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan periodik terhadap perlengkapan pembangkit daya listrik cadangan.

• Melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan periodik terhadap sistem penangkal petir.

• Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara sistem instalasi listrik, baik untuk pasokan daya listrik maupun untuk penerangan ruangan.

• Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara jaringan instalasi tata suara dan komunikasi (telepon) serta data. Melakukan pemeriksaan periodik dan memelihara jaringan sistem tanda bahaya dan alarm

Pemeliharaan terhadap bagian luar bangunan

• Memelihara secara teratur kondisi dan permukaan tanah dan/atau halaman luar bangunan gedung.

• Pemeliharaan secara baik dan teratur terhadap taman, saluran pembuangan, pagar dan pintu gerbang, lampu penerangan luar, serta pos/gardu jaga.

• Menjaga kebersihan di luar bangunan gedung, pekarangan dan lingkungannya.

 

Keterangan : Desain dan Perencanaan di bantu KKN UGM

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan